Bermula dari story WA milikku,
Tanpa ragu kamu menyusupkan pesanmu,
Ku tanggapi normal,
Karna masih ku genggam status pertemanan untukmu.
Seperti halnya menggengam pasir,
Semakin erat ku genggam,
Semakin luruh.
Pertahananku mulai luruh,
dan kutuliskan rasa hatiku
"Agak sedih sih ketika aku bilang 'tidak' dan kamu langsung mundur"
Bayangku,
Status pertemanan akan tetap terjalin.
3 menit aku menunggu,
Seketika aku menangis membaca balas mu.
Lega,
Itu yang kurasa sampai saat ini.
Lega,
Cukup bagiku untuk melangkah dengan ringan.
Ketika kamu bertanya
"Bagaima kamu saat ini ke aku?"
Hatiku berkata 'iya'
Logikaku 'apa iya?'
Aku butuh diyakinkan.
Mampukah kamu?
#Tangerang-Cikarang
Sabtu, 7 Mar'20
Langganan:
Komentar (Atom)
Tips Jalan Jalan ke Mall bersama Toddler
Bunda tentunya sudah tahu betapa kreatifnya sang anak ketika berada pada masa Toddler .😂 Niat mau jalan jalan ke Mall, seringkali ketika ma...
-
Critanya lagi di kantor, tapi lagi longgar. Eh, nemu Corel di komputer kantor. Udah lama g bersua sama dia,. langsung aja coret coret,.hi...
-
Sungguh, Kekosongan itu terjadi. Sungguh, Aku hanya ingin ditarik Sungguh, Sekarang aku merasa, kita hanya sebatas 'take and ...
-
Kecewa, Itu yang terbesit saat ini. Entah aku yang terlalu sensitif, Atau sikap di antara kalian yang kentara. Tak bisahkan untuk salin...

