Hujan mereda,
Bergegas ku mendatangi mereka.
Di balik separuh tembok,
Ku menempatkan posisiku,
Duduk dan menyimak.
Pertanda kehadirannya datang.
Dan dia duduk di hadapanku,
Menyampingiku.
Normal.
Dan ku lanjutkan menyimak.
10 menit berlalu,
Ditaruhnya minum di depanku.
1 detik.
Mata kami bertemu.
Dunia terdiam.
Aromanya mengelilingiku.
Dia kembali duduk menyampingiku.
Aku terusik.
Suara itu semakin menjadi.
Rasa aneh membuar di ulung hati dan perut.
Dan aromanya semakin menguat.
Ku tutup hidungku dengan ke dua tanganku.
Ku telungkup kan kedua telapak tanganku di mukaku.
Tetap saja,
Aroma itu tak hilang.
Dan rasa aneh itu,
Seperti mendorongku untuk meninju keras dirinya
Sambil berteriak:
"Kenapa kamu membuatku bingung?
Kenapa aku secara spontan tau pertanda kehadiranmu?
Kenapa kamu membuat jantungku berdegup cepat
sampai sampai aku terusik dengan suaranya?
Aku ini orang bodoh
Apa yang telah kamu perbuat dengan namaku?
Apakah kamu berusaha menyadarkanku
bahwa aku menyukaimu?"
Sabtu, 21 Desember 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tips Jalan Jalan ke Mall bersama Toddler
Bunda tentunya sudah tahu betapa kreatifnya sang anak ketika berada pada masa Toddler .😂 Niat mau jalan jalan ke Mall, seringkali ketika ma...
-
Critanya lagi di kantor, tapi lagi longgar. Eh, nemu Corel di komputer kantor. Udah lama g bersua sama dia,. langsung aja coret coret,.hi...
-
Sungguh, Kekosongan itu terjadi. Sungguh, Aku hanya ingin ditarik Sungguh, Sekarang aku merasa, kita hanya sebatas 'take and ...
-
Cukup sering aku terjebak cinta dalam diam. Cukup sering aku terjebak cinta dalam zona pertemanan. Cukup sering aku mengalami cinta bertep...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar